• TRANSPORTASI
  • Uji Coba Perluasan Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor Ditunda

Uji Coba Perluasan Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor Ditunda

Ujicoba Perluasan Pembatasan Sepeda Motor Ditunda

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, memutuskan menunda uji coba perluasan pembatasan lalu lintas roda dua hingga Jalan Jenderal Sudirman. Pemberlakuan uji coba akan dilaksanakan setelah pembangunan seluruh infrastruktur transportasi rampung.

" Saya minta dikaji betul, dihitung betul"

"Tadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) sudah saya panggil. Dia sudah memberikan kajiannya dan dari kajian itu saya perintahkan, sementara tunda," ujar Djarot, Kamis (7/9).

Karena penerapan uji coba ditunda, Djarot juga meminta seluruh spanduk sosialisasi yang sudah terpasang agar dicopot. Selanjutnya, ia meminta opsi kajian perluasan pembatasan lalu lintas kendaraan roda dua agar lebih dimatangkan kembali.

"Saya minta dikaji betul, dihitung betul," katanya.

Djarot manambahkan, dirinya juga meminta pembangunan underpass, flyover dan infrastruktur transportasi lainnya bisa rampung sesuai target.

"Baru setelah itu dievaluasi apakah perlu ada perluasan pembatasan lalu lintas roda dua atau roda empat," ucap Djarot.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Andri Yansyah menambahkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan berbagai pihak, seperti Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terkait penundaan uji coba ini.

Menurut Andri, ada tiga hal yang harus dilakukan sebelum menerapkan kebijakan ini. Pertama, sosialisasi mengenai kebijakan tersebut harus lebih masif. Kedua menyelesaikan infrastruktur seperti perbaikan trotoar pada ruas jalan yang akan diterapkan pembatasan. Terakhir, harus dioperasikan sejumlah bus pengumpan (feeder) di jalan-jalan alternatif.

"Jadi penerapannya setelah infrastruktur selesai, setelah itu baru kami jalankan," tandasnya.