Penataan PKL di Jl Gandaria Tengah Tak Ganggu Pejalan Kaki

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Erikyanri Maulana | Kamis, 15 Desember 2016 19:11 WIB | Dibaca 4081 kali
Penataan PKL di Jl Gandaria Tengah Tak Ganggu Pejalan Kaki (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Gandaria Tengah III, Kramat Pela, Kebayoran Baru, mulai dilakukan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan loksem oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, Kamis (15/12).

" Eksisting PKL di jalan ini ada 16 PKL, setelah ditata bisa masuk 22 PKL"

Tri mengatakan, nantinya loksem ini akan berbentuk hanggar dengan fasilitas pendukung etalase, meja, kursi serta instalasi air. Melalui penataan ini, loksem bisa menampung kurang lebih 22 PKL yang biasa berjualan di sekitar Jalan Gandaria Tengah dan Taman Ayodia.

"Eksisting PKL di jalan ini ada 16 PKL, setelah ditata bisa masuk 22 PKL. Kami tampung pedagang di sekitar sini, biar tertata rapi, bersih dan jadi ikonnya Jaksel," ujar Tri, Kamis (15/12).

Waktu operasional PKL mulai pukul 17.00 sampai 24.00. Meski menggunakan trotoar dipastikan tidak mengganggu pejalan kaki karena masih menyisakan ruang selebar satu meter.

Sementara bagi pembeli yang membawa kendaraan akan diberlakukan parkir on street. "Ada space untuk orang jalan, tapi kan ini jualannya sore sampai malam," kata Tri.

Nantinya, sambung Tri, terdaftar sebagai pedagang binaan, para PKL ini nantinya akan dibuatkan rekening Bank DKI untuk pembayaran retribusi autodebet. Ditargetkan loksem sudah bisa beroperasi 30 hari kemudian.

TOP