Imbas PRJ Monas, Transjakarta Koridor II Dialihkan

Reporter : Erna Martiyanti | Editor : Agustian Anas | Kamis, 12 Juni 2014 09:40 WIB | Dibaca 3908 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)

Antusias warga untuk menghadiri Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) di kawasan Monas, Jakarta Pusat cukup tinggi. Hal itu terlihat dari membludaknya jumlah kendaraan di areal parkir IRTI Monas. Bahkan rute bus Transjakarta koridor II (Harmoni-Pulogadung) pun terpaksa dialihkan karena tiga halte di kawasan Monas tidak berfungsi akibat jalur busway digunakan untuk tempat parkir ilegal.

" Banyak yang parkir di sekitar jalur busway sehingga Transjakarta harus dialihkan"

Kepala Humas Unit Pengelola (UP) Transjakarta, Sri Ulina Pinem membenarkan, ada tiga halte yang tidak bisa dilintasi oleh bus Transjakarta di koridor II. "Banyak yang parkir di sekitar jalur busway sehingga Transjakarta harus dialihkan," kata Sri, Kamis (12/6).

Pengalihan rute dilakukan dari halte Harmoni. Bus diarahkan ke kiri melalui Pecenongan-Juanda-Pasar Baru-Lapangan Banteng langsung ke Halte Kwitang. Sementara untuk Halte Monas, Balaikota, dan Halte Gambir 2 tidak bisa dilintasi. "Memang konsekuensinya ada halte yang tidak bisa dilintasi, sehingga tidak dapat melayani menaikkan atau menurunkan penumpang," ujarnya.

Penumpang pun diminta untuk memaklumi pengalihan yang dilakukan. Sebab jika tetap dipaksakan, bus justru tidak akan berjalan maksimal dalam melayani penumpang. Sehingga bagi penumpang yang memiliki tujuan ke sana harus menyesuaikan perjalanannya. "Mereka bisa turun di halte Monas atau halte Gambir 1. Dua halte itu merupakan halte terdekat. Jaraknya tidak terlalu jauh kok," ucapnya.

Menurut Sri, bila tetap memasksakan bus melaju di jalur busway, maka bus akan terhenti. Kalau menggunakan jalur reguler, konsekuensiinya tidak bisa masuk ke halte Balaikota. Kebijakan seperti ini sering juga diambil saat di Monas atau di depan Balaikota sedang ada acara. "Tapi waktunya saja yang disesuaikan, jika memang sudah tidak bisa jalan baru diberlakukan kebijakan ini," katanya.

Seperti diketahui PRJ Monas digelar selama 6 hari yakni dari 10-15 Juni mendatang. Antusias warga untuk berkunjung pun cukup tinggi. Sehingga lahan parkir yang disediakan panitia tidak mencukupi. Alhasil, pengendara memarkirkan kendarannya di trotoar dan di bahu jalan. Bahkan area halte Balaikota juga tak luput untuk tempat parkir.

Sebanyak 2780 stan dan 80 kegiatan meramaikan acara perdana ini. Ditargetkan sebanyak 500 ribu pengunjung datang ke PRJ Monas setiap hari. Panitia pun tidak memungut biaya masuk bagi warga yang ingin berkunjung. Karena acara ini memang diadakan untuk memberikan hiburan kepada warga ibu kota.