Warga Kalijodo Apresiasi Bantuan Truk

Reporter : Nurito | Editor : Andry | Rabu, 24 Februari 2016 14:49 WIB | Dibaca 4617 kali
(Foto : Nurito / Beritajakarta.id)

Warga Kalijodo Tambora, Jakarta Barat mengapresiasi bantuan armada truk dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dikerahkan untuk mengangkut perabotan mereka ke Rusun Pulogebang, Cakung, Jakarta TImur. Kehadiran armada truk pengangkut tersebut tidak hanya membantu mempercepat proses relokasi, tetapi juga mengurangi beban biaya pindahan warga.

"Ya sangat terbantu proses pemindahannya. Karena perabot rumah tangga diangkut pakai truk Satpol PP dan polisi "

Darsono (50), warga Kalijodo, mengaku cukup terbantu dengan adanya bantuan armada pengangkut barang dari Satpol PP dan Polri. Sebab, jarak tempuh dari Kalijodo ke Rusun Pulogebang cukup jauh dan memakan biaya cukup tinggi jika menyewa mobil bak terbuka.

"Ya sangat terbantu proses pemindahannya. Karena perabot rumah tangga diangkut pakai truk Satpol PP dan polisi. Coba kalau sewa kendaraan sendiri, pasti sangat mahal. Kalau ini kan gratis," katanya di Rusun Pulogebang, Rabu (24/2).

Sementara itu, Asep (35), petugas Satpol PP mengatakan, ada sekitar 20 personel dari jajarannya yang ditugaskan membantu merelokasi warga Kalijodo ke rusun. Tidak hanya personel, empat unit truk terbuka milik Satpol PP dan empat unit truk milik Polri juga diturunkan untuk membantu mengangkut perabotan rumah tangga warga.

"Kita ditugaskan membantu pemindahan perabot warga Kalijodo ke Rusun Pulogebang menggunakan empat truk," ujarnya.

Pantauan Beritajakarta.com, delapan unit truk Satpol PP dan Polri ini tiba ke Rusun Pulogebang tidak berbarengan, namun  dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama sekitar pukul 12.00, tiba dua unit Satpol PP bersamaan dengan tiga bus sekolah yang mengangkut warga Kalijodo. Gelombang kedua sekitar pukul 12.40 yang terdiri dari dua truk Satpol PP dan empat truk Polisi. Delapan truk ini penuh dengan muatan perabot milik warga Kalijodo. Banyaknya perabot rumah tangga milik warga Kalijodo, membuat petugas Satpol PP harus ekstra sibuk menurunkan dan memindahkan perabot warga dari truk ke lorong Blok H Rusun Pulogebang.