Jaksel Tertinggi Kasus DBD

Reporter : Jhon Syah Putra Kaban | Editor : Nani Suherni | Jumat, 12 Februari 2016 18:41 WIB | Dibaca 1804 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)

Cuaca ekstrim di DKI berimbas meningkatnya penyakit demam berdarah (DBD). Tercatat mulai Januari hingga 12 Februari jumlah pasien DBD mencapai 1.337 kasus.

" Jumlah tertinggi Jakarta Selatan. Selanjutnya, Jakarta timur 382 kasus, Jakarta Barat 245 kasus, Jakarta Utara 213 kasus, dan Jakarta Pusat 108 kasus"

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta‎, Koesmadi Priharto mengatakan, kasus DBD tertinggi berada di Jakarta Selatan sebanyak 389 kasus.

"Jumlah tertinggi Jakarta Selatan. Selanjutnya, Jakarta timur 382 kasus, Jakarta Barat 245 kasus, Jakarta Utara 213 kasus, dan Jakarta Pusat 108 kasus," ujarnya, Jumat (12/2).

Pihaknya merinci untuk Jakarta Selatan kasus tertinggi ada di Kecamatan Pasar Minggu 68 Kasus, Kebayoran Lama 61 kasus dan Jagakarsa 49 kasus.

Sedangkan untuk Jakarta Timur tertinggi Kecamatan Duren Sawit 77 kasus, Pulo Gadung 52 kasus dan Kramat Jati 48 kasus. Untuk Jakarta Barat berada di Kecamatan Cengkareng 84 kasus, Grogol Petamburan 47 kasus dan Kalideres 35 kasus.

Untuk Jakarta Utara tertinggi berada di kecamatan Koja 49 kasus, Cilincing 46 kasus dan Tanjung Priok 32 kasus. Untuk Jakarta Pusat tertinggi di kecamatan Sawah Besar 20 kasus, disusul Kemayoran dan Johar Baru masing-masing 18 kasus.