Hadapi MEA, 100 UKM Eksportir Dapat Pelatihan

Reporter : Andry | Editor : Budhy Tristanto | Selasa, 03 November 2015 13:55 WIB | Dibaca 2999 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)

Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar pelatihan dan sosialisasi kepada 100 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Ballroom Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat.

" Pemprov DKI Jakarta harus menyiapkan UKM-nya untuk dapat bersaing di MEA pada akhir Desember 2015 mendatang"

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, pelatihan tersebut diberikan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan produk-produk para ‎UKM di Ibukota agar dapat bersaing dengan UKM dari negara maju lainnya di Asia.

‎"Berdasarkan arahan dan instruksi Pak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta harus menyiapkan UKM-nya untuk dapat bersaing di MEA pada akhir Desember 2015 mendatang," kata Irwandi, Selasa (3/11).

Irwandi menjelaskan, ‎dalam kegiatan ini, para UKM khususnya pelaku usaha eksportir diberi pelatihan mengenai pengembangan akses pasar dan kualitas SDM, peluang usaha serta akses permodalan yang nantinya dapat menjadi daya saing dengan UKM-UKM dari negara lainnya.

‎"Yang diberi pembinaan hari ini adalah UKM pelaku usaha eksportir, jadi bukan pemula. Mereka semua kita harapkan dapat mengangkat para UKM pemula yang baru mau ekspor," jelasnya.

Dikatakan Irwandi, 100 UKM yang diberi pelatihan ini pada umum melakukan kegiatan ekspor ke luar negeri seperti Amerika, Inggris dan Timur Tengah. Produk yang mereka ekspor pun beragam, mulai dari garmen, tekstil, handicraft dan barang-barang kebutuhan rumah tangga.

"Kita mau fokuskan supaya mereka bisa tingkatkan neraca ekspor kita dengan negara-negara Asean. Karena neraca ekspor kita dengan Thailand masih ketinggalan. Harapan kita mereka dapat bersaing dengan dua negara besar Thailand dan Singapura," beber Irwandi.

Irwandi menambahkan, untuk bersaing di MEA akhir Desember 2015 mendatang, Pemprov DKI telah menyiapkan produk UKM unggulan yakni handicraft yang padat karya dan menampung banyak tenaga kerja.

"Kita berharap perekonomian di Jakarta bisa ditopang para UKM," tandas Irwandi.