106 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Jakbar

Reporter : Devi Lusianawati | Editor : Lopi Kasim | Selasa, 23 Juni 2015 11:00 WIB | Dibaca 3983 kali
(Foto : Ilustrasi / Beritajakarta.id)

Kasus kekerasan anak masih relatif tinggi di ibu kota. Di Jakarta Barat, dari Januari hingga pertengahan Juni tercatat sebanyak 106 kasus. Dari jumlah tersebut, 25 kasus di antaranya merupakan kasus kejahatan seksual.

"Kalau untuk Tambora, Taman Sari, Tanjung Duren, dan Kembangan ada tapi tidak banyak,"

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Taufik Iksan mengatakan, sebanyak dua kasus saat ini sudah lengkap dan berkasnya telah dilimpahkan ke pengadilan.

Untuk wilayah tertinggi kasus kekerasan anak terjadi di Cengkareng, Kalideres, dan Palmerah.  “Kalau untuk Tambora, Taman Sari, Tanjung Duren, dan Kembangan ada tapi tidak banyak,” katanya, Selasa (23/6).

Ditambahkan Taufik, pola kekerasan tersebut beragam. Berasal dari keluarga, lingkungan, dan sekolah korban. Menurut data Unit PPA Polres Jakarta Barat, kasus kekerasan yang dilakukan orangtua terjadi sebanyak satu kasus, kekerasan oleh guru dua kasus, oleh teman enam kasus dan kasus kekerasan yang dilakukan oleh orang dekat sebanyak tiga kasus.  

“Sementara paling banyak dilakukan oleh orang lain yaitu sebanyak 13 kasus,” tandasnya.