Omzet Pedagang Sarkem Rp 12 Juta Seminggu

Reporter : Dunih, Hendi Kusuma | Editor : Dunih | Sabtu, 29 Maret 2014 22:04 WIB | Dibaca 2663 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)
Pasar Kembang (Sarkem) Rawa Belong, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, makin mendapat tempat di hati masyarakat. Pasar yang dulunya hanya berupa lapak-lapak kini telah dilengkapi dengan 3 gedung pasar. Kondisi ini dinilai cukup mendongkrak omzet pendapatan pedagang hingga Rp 12 juta per minggu.

Ade Husein (62) penjual daun hias mengatakan, dirinya telah berjualan bunga semenjak usia 20 tahun. Saat itu pasar masih mengunakan lapak dari kayu. Namun, seiring perhatian Pemprov DKI pasar telah memiliki 3 gedung pasar yaitu gedung yang khusunya menjual bunga, aksesoris dan daun hiasan.

"Sebelumnya saya jualan di lampu merah, setelah hampir 30 tahun berjualan saya dapat memiliki kios. Alhamdulillah berkat kerja keras dan bantuan dari pemerintah," kata Ade, Sabtu (29/3).
 
Ade menambahkan, sejak Pasar Kembang Rawa Belong dikelola oleh UPT Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, banyak perkembangannya dari segi promosi. Lewat event Gebyar Bunga yang diadakan setiap tahunya, nama Pasar Rawa Belong lebih dikenal oleh oleh masyarakat DKI Jakarta.

"Kita dibantu dari segi promosi oleh UPT tiap tahun melalui even Gebyar Bunga, Alhamdulilah omzet saya dan kawan-kawan tiap minggu bisa sampai 12 juta," jelas Ade.

Risma (41) pemilik kios bunga di lantai dasar pasar tersebut mengatakan, secara promosi pedagang telah dibantu oleh UPT. Namun, ia berharap agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mau meninjau lokasi mereka berjualan sehingga makin banyak pembeli. "Omzet saya baru Rp 4 juta per hari, kalau bisa Pak Jokowi datang ke sini buat bantu kita promosi. Jadinya omzet kita bisa meningkat, mungkin saja Pak Jokowi bawa rejeki buat pedagang," harap Risma.

""