PKL Monas Diduga Dibekingi Oknum PNS

Reporter : Agustian Anas, Andry | Editor : Agustian Anas | Jumat, 14 Maret 2014 13:05 WIB | Dibaca 5921 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)
Aksi perlawanan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Monas, Jakarta Pusat terhadap petugas Satpol PP dan Unit Pengelola Teknis (UPT) Taman Monas beberapa waktu ditenggarai dibekingi oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kapolsek Gambir, AKBP Agung Marlianto mengatakan, pasca bentrokan antara petugas Satpol PP dengan PKL Monas, jajarannya mengamankan seorang pedagang bernama Sri yang diduga kuat sebagai otak kericuhan dan melukai petugas UPT Taman Monas saat penertiban.

"Dari pemeriksaan, Sri mengaku berani melakukan aksinya karena suaminya bekerja sebagai PNS di Pemerintahan Kota Jambi dan bertugas di Jakarta," katanya, Jumat (14/03).

Agung juga mengaku heran, karena 22 motor skuter yang dibiasa disewakan pedagang kembali beredar di kawasan Taman Monas. Padahal, motor-motor sewaan tersebut sudah diamankan jajarannya dan dibawa ke Cakung tiga hari sebelumnya.

"Kita razia Rabu (12/3) malam lalu, tapi selang tiga hari sudah beredar lagi. Saya heran kenapa barang yang kita amankan bisa muncul lagi," ujarnya. .

Kepala Seksi Prasarana dan Sarana UPT Taman Monas, Firdaus Rasyid membenarkan jika di kawasan Monas kembali bermunculan PKL liar mulai dari lapangan IRTI, bagian Timur Monas sampai di depan gedung Indosat. Barang dagangan pedagang liar itu beraneka ragam dari pakai, souvenir dan balon udara yang digemari anak-anak.

"Karena berdagang PKL liar itu memakai cara mendatangi pengunjung, pedagang resmi di kawasan Monas akhirnya tergiur dan meninggalkan lapak dagangannya," ujarnya.

Firdaus juga mengaku kewalahan membendung para PKL yang masuk ke kawasan Taman Monas setiap malam hari. Pedagang yang masuk ke areal Monas bahkan bukan hanya pedagang liar, tetapi juga mulai dikuti pedagang resmi.

"Kita memang kewalahan karena tiap malam pedagang selalu berusaha masuk, baik yang resmi maupun yang liar," ujarnya.

Ia berharap, Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat bisa melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para PKL di kawasan Taman Monas agar kawasan yang dikelola pihaknya bisa tertata dengan rapi dan benar. "Saya harap ada pembinaan dari Sudin KUMKMP, jadi semuanya tertata," tandasnya.

""