Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang


Pengerukan yang dilakukan di Taman Situ Lembang dilakukan karena kondisi air di dalamnya sudah dangkal, menimbulkan bau menyengat serta kondisi airnya yang sudah sangat keruh. Pengerukan Situ Lembang terakhir kali dilakukan 2005 silam, tinggi muka air Situ Lembang harusnya bisa mencapai 3,48 meter. Namun saat ini hanya tersisa 1,3 meter. Sisanya sudah tertutup dengan lumpur, pekerjaan ini mulai dilaksanakan pada tanggal 01 Agustus 2017. (Foto: Dinas Sumber Daya Air Prov. DKI Jakarta)

  • Kadis SDA didampingi Ka.Unit Alkal,Kasudin SDA Jakpus,Kasie Pemeliharaan SDA JP,Camat Menteng,Lurah Gondangdia memonitor pengerukan
  • Sebanyak 3 ekslavator di kerahkan untu pengurasan situ lembang
  • Sekitar 19 orang PHL satgas diturunkan dalam kegiatan pengerukan tersebut
  • Proses pengerukan lumpur
  • Kondisi lumpur pada saat pengerukan
  • Hasil pengerukan yang dimasukan ke dalam karung
  • Suasana pengerukan
  • Pengangkutan lumpur dengan dumptruck menuju dumping site
  • Sebanyak 10 (sepuluh) Unit dumptruck diturunkan untuk mengangkut hasil kerukan lumpur

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Kadis SDA didampingi Ka.Unit Alkal,Kasudin SDA Jakpus,Kasie Pemeliharaan SDA JP,Camat Menteng,Lurah Gondangdia memonitor pengerukan

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Sebanyak 3 ekslavator di kerahkan untu pengurasan situ lembang

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Sekitar 19 orang PHL satgas diturunkan dalam kegiatan pengerukan tersebut

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Proses pengerukan lumpur

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Kondisi lumpur pada saat pengerukan

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Hasil pengerukan yang dimasukan ke dalam karung

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Suasana pengerukan

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Pengangkutan lumpur dengan dumptruck menuju dumping site

Pengerukan Lumpur di Taman Situ Lembang

Sebanyak 10 (sepuluh) Unit dumptruck diturunkan untuk mengangkut hasil kerukan lumpur